Komisi VIII DPR: Pencairan TPG bukti pemerintah sejahterakan guru

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri mengatakan bahwa pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan sekitar 405.438 guru madrasah melalui verifikasi data yang dipercepat.

Menurut dia, hak kesejahteraan pendidik madrasah memang harus dipenuhi tepat waktu guna menghindari gejolak sosial menjelang Lebaran.

“Pembayaran tepat waktu sebelum Idul Fitri menunjukkan responsivitas Kemenag terhadap aspirasi DPR dan guru madrasah yang selama ini bergantung pada honor rendah,” kata Abidin di Jakarta, Selasa.

Dia menilai, keberhasilan itu tidak hanya meringankan beban finansial para guru menjelang hari raya, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara di sektor pendidikan keagamaan.

Untuk itu, dia mendorong Kementerian Agama terus menjaga momentum untuk tahap pencairan selanjutnya, yang sejalan dengan pengawasan Komisi VIII DPR RI.

Selain itu, dia mengatakan bahwa TPG di Kementerian Agama RI tahun 2026 tidak hanya diberikan kepada guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), tetapi juga kepada guru Pendidikan Agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

“Komisi VIII DPR RI akan terus melakukan pengawasan secara seksama terhadap perkembangan pelaksanaan pembayaran TPG bagi guru pendidikan agama dan madrasah oleh Kementerian Agama RI,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Agama memastikan tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru madrasah dicairkan secara bertahap, seiring dengan percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) bagi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi.

“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Amien Suyitno dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat (6/3).

Berdasarkan data hasil pemrosesan SKAKPT pada 2 dan 4 Maret 2026, dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki nomor registrasi guru (NRG), tercatat 246.449 SKAKPT telah diterbitkan.

Jumlah tersebut termasuk 32.081 guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025. Sekitar 158.989 guru yang lain masih dalam proses finalisasi administrasi untuk penerbitan SKAKPT pada tahap berikutnya.

Related Posts

Takjil Pesantren di Lirboyo soroti karakter santri dalam bangun bangsa

Kementerian Agama kembali menggelar kegiatan ‘Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri’ yang kali ini digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Sabtu, menyoroti pembentukan karakter santri sebagai fondasi penting bagi…

Jelang Lebaran, 97.122 guru binaan Kemenag lulus sertifikasi

Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan sebanyak 97.122 guru binaan dinyatakan lulus sertifikasi guru, yang merupakan peserta sertifikasi angkatan ke-4 yang prosesnya berlangsung sejak 2025. “Ini menjadi kabar baik menjelang Lebaran yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Takjil Pesantren di Lirboyo soroti karakter santri dalam bangun bangsa

Takjil Pesantren di Lirboyo soroti karakter santri dalam bangun bangsa

Jelang Lebaran, 97.122 guru binaan Kemenag lulus sertifikasi

Jelang Lebaran, 97.122 guru binaan Kemenag lulus sertifikasi

Komisi VIII DPR: Pencairan TPG bukti pemerintah sejahterakan guru

Komisi VIII DPR: Pencairan TPG bukti pemerintah sejahterakan guru

Hadits tentang Kejujuran yang Menginspirasi

Hadits tentang Kejujuran yang Menginspirasi

Islam Memandang Cinta dan Kasih Sayang

Islam Memandang Cinta dan Kasih Sayang

Riba dan Dampaknya dalam Kehidupan Ekonomi

Riba dan Dampaknya dalam Kehidupan Ekonomi